Topeng Gulur, Ritual Mensyukuri Hasil Bumi

Topeng Gulur, Ritual Mensyukuri Hasil Bumi

Syaf Anton Wr Sebagai kekayaan budaya Madura, Topeng Gulur mempunyai keunikan tersendiri, beda dengan Topeng Dalang Madura yang dapat digelar dalam peristiwa manapun, dan dapat dinikmati secara terbuka oleh masyarakat. Namun untuk Topeng Gulur ini oleh masyarakat setempat digunakan sebagai peristiwa ritual dan diyakini sebagai bentuk persembahan kepada Sang Pencipta melalui penyatuan diri dengan bumi.  [...]

Read more
“Bhuppa’ Bhâbbhu’ Ghuru Rato”: Menjadikan Orang Madura Patuh dan Menghormati

“Bhuppa’ Bhâbbhu’ Ghuru Rato”: Menjadikan Orang Madura Patuh dan Menghormati

Oleh: Moh. Hafid Effendy Semua orang Madura pasti tahu tentang adanya ungkapan bhuppa’ bhâbhu’ ghuru rato. Tetapi apakah semua orang Madura paham akan makna yang terkandung di dalamnya? Saya yakin, jawabannya tidak 100%. Menurut pengamatan saya selama ini, barangkali yang mereka pahami tentang makna ungkapan itu adalah kepatuhan dan rasa hormat orang Madura secara hierarhikal [...]

Read more
Wanita Madura, Pejuang Segala Jaman

Wanita Madura, Pejuang Segala Jaman

Orang Madura nyatanya bukan hanya laki-laki yang ikut berperang, akan tetapi kaum perempuanpun maju ke medan berperang.  Dalam peperangan tersebut ternyata tidak kalah dari kaum laki-laki. Apabila ada laki-laki yang terluka dibagian punggungnya, maka dianggap tidak laki-laki, dan oleh tentara wanita laki-laki tersebut dibunuh sekalian.  Menurut keyakinan mereka luka dibagian punggung menunjukkan laki-laki tersebut menunjukkan [...]

Read more
Picture 077

Masjid Agung Sumenep, Paduan Arsitektur Dunia

Menghadap ke Taman Kota, yang berada di sebelah Timurnya. Dengan gerbang besar, pintu kayu kuno, yang berdiri kokoh menghadap matahari terbit. Masjid Agung Sumenep, yang dulu dikenal dengan nama Masjid Jami’, terletak ditengah-tengah Kota Sumenep. Masjid ini dibangun setelah pembangunan Kraton Sumenep, sebagai inisiatif dari Adipati Sumenep, Pangeran Natakusuma I alias Panembahan Somala (1762-1811 M). [...]

Read more
TARI GAMBU MADURA

Tari Gambu Madura

Tari Gambu Pada waktu perayaan Wuku Galungan di kerajaan Daha Prabu Jayakatwang mengadakan acara pasasraman di manguntur. Mengadakan adu kesaktian antar prajurit perang kerajaan untuk mecari bibit-bibit unggul sebagai senopati perang kelak. Para jago yang diandalkan oleh Raden Wijaya yakni Lembusora, Ranggalawe dan Nambi maju ke arena pasasraman untuk berhadapan dengan para prajurit Daha yakni [...]

Read more
Peristiwa Bersejarah Bangkalan Masa Lalu

Peristiwa Bersejarah Bangkalan Masa Lalu

Madura. Pada tanggal 15 Juni, di pulau Madura untuk Bangkalan tersebut Inf 1. Batalyon keamanan resmi dipasang di hadapan penguasa militer banyak. Para Wali Negara Madura, Mr R.A.A. Tjakra ningrat dalam sambutannya. Mayor Jenderal hak Kej. Staf. W.J.K. Baay, Komandan Teritorial Jawa Timur. Kiri pembicara Recomba Jawa Timur, Ch.O. Tuhan v.d. Danau dan Komandan batalion [...]

Read more

Syair Ker-Tanoker, Ajaran Sikap Pemaaf

Bait-bait sederhana yang terdapat pada syair Ker-tanoker mengajak setiap pribadi untuk menunjukkan kematangan pribadi, baik kematangan psikis maupun fisik. Dengan memiliki kematangan kepribadian, maka perbedaan pendapat, perbedaan persepsi, perbedaan keinginan, karakter maupun watak bukan berarti membuka lebar jalan pertentangan atau pertikaian, malah sebaliknya akan membuka pintu kerukunan dan perdamaian. Sebagaimana dikatakan bahwa perbedaan itu adalah suatu rahmat. Nilai etika dan moralitas tinggi inilah yang mesti dijadikan bahan renungan panjang setiap pribadi untuk membangun masyarakat komunal yang rukun, guyub dan ber-keadilan. (Lilik Rosida Irmawati)

Read more

Lir-Sa’alir, Syair Nasehat Kepada Sesama

Nyanyian (lagu) Lir-Sa’alir yang bernada riang dan sedikit menggelitik ini senantiasa di awali dengan syair Lir sa’alir lirsaalir alirkung, dan juga ketika pergantian baris kedua dan di akhir nyanyian.. Biasanya anak-anak membentuk kelompok dan menyanyikan secara bergantian. Ketika sampai pada kalimat, “Lir sa’alir lirsaalir alirkung” maka secara spontan tangan mereka akan bertepuk tangan dengan riuh serta menyerukan kata kung dengan nada yang panjang.. Bait Lir sa’alir lirsaalir alirkung merupakan pembatas sampiran dan isi dan juga sekaligus dijadikan pembuka ketika memulai nyanyian.

Read more
Manusia Madura

Manusia Madura

Sekelompok Anak Madura Tanah Merah Madura, pulau di sebelah timur laut Pulau Jawa adalah pulau yang gersang dan tandus. Curah hujan sangat rendah. Mayoritas tanahnya berkapur dan tidak sedikit yang mengandung cadas. Pada musim kemarau, matahari seolah tak berjarak dengan kepala. Mata pencaharian utamanya nelayan dan tani. Tapi dewasa ini, karena kondisi alam yang sudah [...]

Read more
Tradisi Bekalan

Tradisi Bekalan

Kata “bekalan” merupakan bahasa Madura yang dalam bahasa Jawa (mungkin) berasal dari kata “bakalan” yang berarti calon. Budaya ini sebenarnya juga ada di beberapa daerah di Nusantara, dalam bahasa lain mungkin mirip dengan apa yang dinamakan “kawin gantung.” Budaya bekalan merupakan sebuah budaya di Pulau Madura yaitu sebuah tradisi menjodohkan sepasang putra-putri yang masih dibawah [...]

Read more
Busana Pernikahan Adat Madura

Busana Pernikahan Adat Madura

Indonesia kaya ragam isitiadat, begitu  juga suku, sosial budaya serta ratusan tata cara adat dalam harmonisasi kehidupan masyarakat. Tiap tata cara perhelatan diatur berbeda-beda. Busana pernikahan adat pun berbeda. Adat membangun rumah berbeda dengan upacara kematian. Adat menyambut menantu berbeda dengan upacara turun tanah pada kanak-kanak. Adat pernikahan berbeda dengan kelahiran. Prosesi Ala Madura Di [...]

Read more

Folklor Kangean: Suatu Kajian Cerita Bajak Laut (Lanun) Sebagai Sumber Sejarah Kawasan

Abd. Latif Bustami Pulau Kangean secara administratif termasuk Kabupaten Sumenep,Madura. Kabupaten Sumenep terbagi menjadi dua wilayah, yaitu daratan(dereden) dan kepulauan (polo). Pembagian wilayah ini berhubungankonstruksi orang dari kedua wilayah itu, yaitu orang daratan (oreng dereden) dan orang pulau (oreng polo). Konstruksi menentukan hubungan antarkedua wilayah tersebut. Orang daratan memandang lebih tinggi dari orang kepulauan, sedangkan [...]

Read more
Stop censorship